Blogger Backgrounds

Disini

Tempat Mencorat-coret sebuah pikiran dan tafsiran dikala diam.

Kamis, 11 Agustus 2011

Ada Memang Nyata


Entah berlalu begitu saja
Mengalir tetapi seperti embun tak berair
Berpaling tak bisa kulewati
Sekecup sekejap saja tak terasa
Menggaruk bulan dan menambangnya
Mangambil air tawar ditengah lautan
“Hahaha”
Apa ku sudah gila
Tidak
Langit biru dengan awan putih terbang mengambang
Aku diam tapi sulit terpejam
Mengamati dan bergerak serentak dengan aba-aba
Mendung membuat matahari itu tertutup
Cerah itu pasti ada walau terkadang mendung datang
Mendung bukan lah bencana karena airnya bisa menghidupi
Jauh memang terlihat jauh
Tinggi memang beda tinggi
Rendah biasa saja bisa terbang seperti elang
Tak dipungkiri itu memang nyata
Kelapa itu muda membuat semua terlihat ada
Arus telah membawa jauh kebawah
Dayunganku keatas melawan arus
Perlahan memang itu hidup
Susah tak bisa diam itulah nyata
Tak sulit karena masih banyak yang bisa didapat
Indahnya mentari dan sejuknya pagi masih kurindui
Entah kenapa rasa itu dingin menusuk jantung
Panas dan gelap memang sekarang adanya
Bukan diam tetapi kudaki yang bisa kuliputi
Cuma untuk kesejukan dan keindahan itu
Aku berusaha terbang dengan rancanganku
Ingin kupegang dan kusimpan dan kuawetkan
Sejuk dan indah yang nyata sudah didepan mata
Awang-awang terlintas selalu ada
Tetapi kesejukan itu benar-benar terdiam dan muncul sekejap
Membuat nyata sebuah keadaan yang perlahan mengalir menaik
Itu dia yang sudah ada memang nyata


Coretanku
12-08-2011
Tempat ternyaman

Rabu, 03 Agustus 2011

Kemauan dan Keinginan

Keinginan dan kemauan mungkin dua kata yang terkadang disepelekan tetapi inilah salah satu faktor yang sangat menentukan untuk sebuah keberhasilan dan kemajuan.  Apa yang dikatakan oleh Napoleon Hill seorang penulis yang biasa menulis tentang pembangkit motivasi mengatakan “Desire is the starting point of all achievement, not a hope, not a wish, but a keen pulsating desire, which transcends everything” (Keinginan merupakan titik awal dari semua pencapaian, bukan sebuah harapan, bukan sebuah angan-angan, tetapi sebuah keinginan yang bergetar hebat, yang melebihi segalanya) jika kita lihat kutipan tersebut sudah jelas bahwa keinginan adalah langkah awal kita untuk mencapai sesuatu. Tiada alasan lagi semua hal yang ingin kita capai haruslah muncul dari dalam diri kita sendiri, itu faktor utama. Ketika dalam diri kita sendiri tidak memiliki kemauan dan keinginan kemungkanan hasilnya pun tidak akan baik dan selalu tidak sesuai. Keinginan dan kemauan itulah yang harus kita utamakan yang diiringi dengan usaha. Usaha merupakan langkah konkret untuk mencapai sebuah yang kita inginkan. Tanpa usaha mustahil kita akan mendapatkan sebuah hal yang kita inginkan. Apa yang kita usahakan pasti hasilnya memuaskan. Usaha maksimal akan mendapatkan hasil yang maksimal, inilah motivasi yang selalu ada dalam diriku dan merupakan tolak ukur kita untuk terus maju mencapai sesuatu yang benar-benar kita inginkan. Tetapi kita jangan terlena dengan usaha saja, berdo’a merupakan hal yang sangat penting dalam sebuah usaha. Dengan berdo’a kita akan merasa kecil dihadapan Sang Pencipta, dan merupakan rasa syukur kita atas kehidupan. Hasil yang sesuai itu pasti yang kita inginkan, tetapi terkadang apa yang kita inginkan itu tidak bisa kita dapatkan inilah perlunya keikhlasan dan rasa syukur. Manusia hanya bisa berusaha dan berdo’a untuk hal yang menentukan hasilnya yaitu Allah. Jika hasil yang kita inginkan tidak sesuai mungkin inilah yang terbaik yang diberikan Allah buat kita dan memiliki rencana yang lebih baik buat kita. Disinilah rasa syukur kita harus diutamakan.

Dalam setiap kehidupan itu butuh proses untuk mencapai sesuatu yang kita inginkan, mulailah dari kemauan dan keinginan yang disertai keyakinan

Coretanku
04-08-2011
Tempat Ternyaman :D

Fisik VS Batin

Perjalanan melampaui angkasa
3 angka pada jarum penek dan 12 pada jarum panjang kakiku melangkah
Sejenak melaju dengan kuda biruku
Dinginnya pagi membuat bulu kudukku terbangun
Langkahkupun terhalang tembok besar dibelakangku
Menoleh pun sulit sehingga kulajukan terus kudaku
Dingin itu pun kutembus dan kuhantam dengan keyakinan dan kemauanku
Tenang mengesankan mungkin itu yang akan terjalankan
Lelah lelap dan ingin terlelap
Fisikku berteriak tidaaaaaaak
Batinku melawan
Mengajakku terus memandang dengan tatapan ketakjuban
Demi sebuah masa depan 

Karyaku
01-08-2011
Bojongsoang-Bandung

sungaiku

Hamparan perbukitan
Lautan persawahan
Udara yang sejuk menyejukan tubuhku
Menggigil tetapi tetap kunikmati
Termenung depan pos satpam
Hanya dengan tulisan kubisa menyatakan
Kicauan burung yang dihembuskan angina perlahan membuat indah suasana
Indah tenang sejuk hanya itu yang bisa kurasakan
Aku diam dan berfikir memandang sebuah sungai
Sungguh beda entah kenapa
Bocah-bocah riang bersepeda
Warga-warga lalu lalang
Seakan taka da bencana
Hatiku tegetar melihatnya
Pikiranku bercerai melihatnya
Hai sungai kenapa kau diam dianak tirikan
Kenapa kau tak berontak diacuhkan
Hitam, kotor, kumuh itu yang tergambar olehku
Sampah berserakan mennghiasimu
Bebek-bebek kotor mengindahkan dirimu
Ooh alam apa ini kenyataan??
Manusia pun hanya terdiam tanpa rasa malu
Ooh sungaiku kehidupan alamku
Kau pantas marah

Karyaku
01-08-2011
Bojongsoang-Bandung