Banyak cerita diakala pagi
Para pekerja yang berlari-lari
Mobil dan motor yang tak mau mengantri
Salip sana salip sini
Ya inilah pagi di ibu kotaku
Indahnya pagi dikala mentari
Sejuk mengisi hati menerangi bumi
Pagi ya memang pagi
Kini pagi yang kini jarang mentari
Selalu membasahi isi bumi
Tak takut apapun yang menghalangi
Para pekerja terus berlari
Entah pagi siang ataupun malam
Panas atau hujan pasti akan datang
Pekerja yang berlalulalang
Terus mengisi ibu kotaku yang semakin garang
Lampu merah kuning hijau hanya hiasan
Pembatas jalan bukan penghalang
Trotoar terus dilawan
Itu ibu kota ku yang malang
Tak bisa ku tenang
Dengan segala kesemrautan
Ya pagi memang pagi
Itulah pagi yang nyata
Tidak ada komentar:
Posting Komentar